Sabtu, 15 September 2012

Manfaat gosok gigi

Manfaat gosok gigi - Ternyata manfaat gosok gigi yang tidak ada hubungannya dengan gigi sangat banyak sekali sebagaimana artikel berikut yang saya kutip dari web detikhealth. Kesehatan gigi dan mulut sangat mempengaruhi kesehatan secara umum. Siapa sangka, kebiasaan untuk menggosok gigi secara rutin bisa menurunkan berbagai risiko penyakit mulai dari gangguan jantung dan pembuluh darah hingga impotensi. Beberapa manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut yang sepintas tidak ada hubungannya dengan gigi antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Huffingtonpost.

Mencegah penyakit jantung
Sebuah penelitian yang dimuat di American Journal of Medicine pada tahun 2012 membuktikan, lansia yang secara teratur menjaga kebersihan gigi cenderung memiliki risiko yang lebih kecil untuk terkena penyakit jantung.

Mencegah stroke
Penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa kunjungan rutin ke dokter gigi akan menurunkan risiko stroke.

Mencegah radang gusi
Tidak terlalu aneh memang, jika dikatakan bahwa kebersihan gigi bisa mencegah radang gusi. Hasil penelitian di National Insititute of Dental and Craniofacial Research juga menyarankan untuk gosok gigi 2 kali sehari jika tidak ingin gusinya gampang bengkak.

Mencegah radang paru-paru
Pneumonia atau radang paru-paru kronis bisa juga dicegah dengan menjaga kebersihan gigi. Penelitian tahun 2011 yang dimuat di Journal of Periodontology menunjukkan bahwa kebersihan gigi bisa mengurangi risiko pneumonia maupun Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang dipicu oleh masuknya bakteri dari mulut ke paru-paru.

Menjaga kesehatan bayi dalam kandungan
Penelitian tahun 2007 menunjukkan bahwa ibu hamil yang menjaga kesehatan gigi cenderung melahirkan bayi yang lebih sehat, jarang lahir prematur atau berat badannya rendah. Tidak diketahui pasti apa hubungannya, tetapi para ahli menyarankan agar para ibu rajin-rajin sikat gigi saat hamil.

Mengendalikan nafsu makan
Gosok gigi bisa menjadi indikator bagi otak, sebagai sinyal bahwa waktu makan telah habis. Kebiasaan gosok gigi setelah makan akan menghindarkan seseorang dari perilaku makan berlebih karena rasa makanan jadi berbeda setelah ada reaksi dengan pasta gigi.

Menunda pikun
Penelitian tahun 2010 di New York University menunjukkan bahwa radang gusi berhubungan dengan peningkatan risiko pikun, khususnya akibat penyakit Alzheimer. Karena radang gusi bisa dicegah dengan gosok gigi, maka secara tidak langsung gosok gigi cuga menunda pikun.

Mencegah impotensi
Radang gusi juga berhubungan dengan peningkatan risiko impotensi atau lemah syahwat pada laki-laki. Menurut sebuah penelitian, laki-laki yang menderita radang gusi lebih banyak mengalami impotensi mulai dari tingkat keparahan sedang hingga sangat parah.

Nah, itulah beberapa manfaat gosok gigi yang tidak ada hubungannya dengan gigi mudah-mudahan bermanfaat, mulai sekarang rajin-rajinlah gosok gigi karena selain baik untuk kesehatan gigi juga bermanfaat untuk mencegah penyakit berbahaya lain.

Jumat, 13 Juli 2012

Tips mencegah bau kaki

Tips mencegah bau kaki - Siapa yang tidak terganggu dengan bau kaki, saat kita melepas sepatu dan orang-orang mencium bau kaki kita yang semerbak tentu kita pun akan malu pada saat itu juga, atau kadang ada juga orang yang pura-pura tidak tahu. Akan sangat memalukan jika Anda melepas sepatu dan muncul bau yang tidak sedap dari kaki Anda. Bau kaki terjadi akibat pertumbuhan bakteri dan jamur pada kaki yang lembab karena keringat. Berikut ini tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah bau kaki, yang penulis kutip dari detikhealth :

Jaga kaki tetap kering


Tips mencegah bau kaki yang pertama adalah mencegah kaki Anda mengeluarkan bau yang tidak sedap adalah menjaganya agar tetap kering. Setelah mandi, keringkan kaki Anda dengan handuk, terutama pada sela-sela jari kaki. Anda juga dapat menaburkan bedak anti jamur pada kaki agar tetap kering dan mencegah bau kaki akibat pertumbuhan jamur.

Pakailah kaus kaki


Tips mencegah bau kaki yang selanjutnya kaus kaki bukan hanya sekedar kebutuhan fashion saja, tetapi fungsinya untuk menyerap keringat pada kaki. Jika Anda tidak menggunakan kaus kaki ketika memakai sepatu, keringat akan terjebak di antara jari kaki dan menyebabkan pertumbuhan jamur penyebab bau kaki. Jika Anda tidak dapat mengenakan kaus kaki, gunakanlah antiperspirant di bawah kaki dan di antara jari-jari kaki sebelum Anda pergi beraktivitas di luar rumah. Tujuannya adalah mencegah tumbuhnya jamur karena kondisi kaki yang lembab akibat keringat.

Taburkan bedak pada sepatu Anda

Tips mencegah bau kaki yang berikutnya taburkan bedak tabur pada bagian dalam sepatu Anda sebelum dan setelah Anda memakainya. Sepatu yang disimpan dalam rak juga bersifat lembab, sehingga akan menyebabkan bau kaki jika Anda memakainya. Selain itu, rajinlah mencuci sepatu agar bakteri dan jamur tidak betah menghuni sepatu Anda yang bersih.

Rendam kaki dengan minuman beralkohol

Tips mencegah bau kaki berikutnya jika bau kaki tidak kunjung pergi, cobalah teknik merendam kaki ke dalam minuman keras. Prinsipnya sama seperti alkohol yang merupakan antiseptik dan pengeringan, sehingga dapat membasmi jamur dan bakteri penyebab bau kaki dan mengeringkan kelembaban yang memungkinkan organisme tersebut tumbuh kembali.

Konsultasi dengan dokter

Tips mencegah bau kaki yang terakhir adalah jika keringat di kaki Anda masih tetap tidak terandali dan bau kaki makin parah, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan menyarankan Anda mengambil Drysol, yaitu resep anti-keringat dalam bentuk rol bola khusus yang diformulasikan untuk mengurangi jumlah keringat pada kaki Anda.

Nah, itulah artikel beberapa tips mencegah bau kaki yang penulis kutip dari web detikhealth mudah-mudahan bermanfaat.

Jumat, 06 Juli 2012